Sabtu, 23 Oktober 2010

Pemerintah Masih Memperlambat Pertumbuhan Industri Stariah



Pemerintah Indonesia dianggap masih memperlambat pertumbuhan Perbankan syariah. Hal ini, salah satunya terlihat dari lamanya pemerintah menghapuskan double tax.

"Bayangkan saja,sudah hampir lima tahun kita teriak-teriak minta doble tax dihapuskan baru sekarang bisa terwujud," kata Yuslam Fauzi, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri dalam acara seminar bank syariah di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Sabtu (24/10).

Selain itu, kata dia, hambatan-hambatan yang memperlambat pertumbuhan bank syariah. Diantaranya, kata dia, masih ada fatwa yang membelenggu industri syariah. Hal inilah, menurutnya, yang mengakibatkan market share industri syariah yang hanya tiga persen pertahun. "Coba dibandingkan dengan bank konvensional yang market sharenya mencapai 10-15 persen per tahun," katanya.

Jumat, 22 Oktober 2010

Mencoba untuk lebih baik lagi setiap hari

Bismillahirrahma nirrahim....
"Mencoba untuk melakukan perubahan setiap hari ". Kata-kata itulah yang sekarang ini menjadi peganganku setiap akan melangkahkan kaki pagi hari, membuka mata pagi hari ketika bangun tidur. Melakukan perubahan setiap hari dalam hal Ibadah pada Illahi, perbaikan dalam pola belajar, and maybe perbaikan dalam hal manajeman amanahku saat ini. senadainya saja semua targetan yang kita buat akan berjalan sesuai dengan yang diharapakan mungkin kita tidak akan risau dengan kendala-kendala yang akan terjadi. Masa lalu, sekarang dan yang akan datang adalah sesuatau hal yang pasti karena sudah tercatat di laugmul mahfuz Allah SWT, akan tetapi terkadang kita sulit untuk belajar dari masa lalu yang telah terjadi. Hanya mungkin kita sekedar mengingat akan tetapi tidak mencoba untuk mengambil hikmahnya.

Kamis, 21 Oktober 2010

Daftar Efek Syariah Harus Tetap Kedepankan Syariah Compliant

Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Dewan Syariah Nasional (DSN) perlu menjaga proses pengkategorian sebuah saham (efek) ke dalam daftar efek syariah sesuai dengan karakteristik syariah Islam (syariah compliant). Mengabaikan syariah compliant dalam penetapan efek syariah bisa memukul mundur para calon investor yang kini mulai menunjukkan geliat minat yang tinggi. Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Agustianto, terkait rencana BEI untuk meningkatkan publikasi daftar efek syariah di pasar modal.